Jambi, 7 Juli 2026 – Kepala UPT Perpustakaan UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Mohd. Isnaini, M.Hum, dipercaya menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Provinsi Jambi pada Selasa (7/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan DPAD Provinsi Jambi tersebut diikuti oleh pengelola dan pustakawan dari berbagai perpustakaan perguruan tinggi di Provinsi Jambi. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai kebijakan, standar, serta mekanisme akreditasi perpustakaan sebagai upaya mendorong peningkatan mutu layanan dan tata kelola perpustakaan perguruan tinggi.
Dalam pemaparannya, Mohd. Isnaini menjelaskan bahwa akreditasi bukan sekadar proses penilaian administrasi, melainkan instrumen strategis untuk mengukur kualitas penyelenggaraan perpustakaan. Menurutnya, proses akreditasi mampu menjadi pendorong bagi perpustakaan untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan, baik dari aspek koleksi, layanan, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, hingga inovasi berbasis teknologi informasi.
Ia juga membagikan pengalaman UPT Perpustakaan UIN STS Jambi dalam mempersiapkan dokumen akreditasi, membangun budaya mutu, serta mengembangkan layanan yang berorientasi pada kebutuhan sivitas akademika. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi perpustakaan perguruan tinggi lain yang tengah mempersiapkan proses akreditasi.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi mengenai implementasi standar akreditasi, penyusunan eviden, pengelolaan layanan perpustakaan, hingga strategi menghadapi proses asesmen.
Melalui kegiatan ini, DPAD Provinsi Jambi berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara perpustakaan perguruan tinggi di Provinsi Jambi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan sesuai standar nasional. Kehadiran Kepala UPT Perpustakaan UIN STS Jambi sebagai narasumber menjadi bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan perpustakaan yang profesional, unggul, dan berdaya saing.
