📸 Judul Foto:
Kenduri Seko, Sungai Penuh
Deskripsi Dan Penjelasan Sejarah:
Foto ini menangkap suasana upacara adat Kenduri Seko di Sungai Penuh, yang merupakan salah satu tradisi penting dalam budaya masyarakat Kerinci, Jambi. Dalam gambar terlihat puluhan laki-laki mengenakan pakaian adat lengkap dengan keris dan kain songket, berbaris dengan formasi khas di depan sebuah bangunan yang bertuliskan “Mesjid Raja” — menandakan peran penting institusi keagamaan dalam pelaksanaan ritual adat.
Di latar belakang, tampak bangunan masjid tua sebagai pusat kegiatan masyarakat, serta gapura bertuliskan aksara Latin dan Arab yang menunjukkan pengaruh Islam yang kuat dalam kehidupan sosial Kerinci. Kehadiran anak-anak dan masyarakat umum menandakan bahwa Kenduri Seko merupakan momen kolektif, lintas generasi, yang menyatukan warga dalam satu ikatan budaya dan spiritual.
Latar Belakang Sejarah
Kenduri Seko adalah salah satu bentuk perwujudan hukum adat dan nilai-nilai kolektivitas dalam masyarakat Kerinci. Secara tradisional, acara ini diselenggarakan sebagai bentuk permusyawaratan dan silaturahmi antara para ninik mamak (pemangku adat), alim ulama, dan masyarakat. Tujuan utamanya adalah memperkuat ikatan antar-suku dalam sebuah himpunan dusun atau kecamatan adat.
Seko dalam istilah adat Kerinci adalah bentuk rapat adat besar, biasanya dilakukan ketika ada peristiwa penting seperti penobatan penghulu, pengambilan sumpah, perjanjian antara dusun, atau bahkan menjelang musim tanam. Kenduri yang menyertainya melambangkan syukur dan permohonan keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang dalam praktik masyarakat Kerinci dibalut dalam semangat Islam yang kuat sejak abad ke-20.
Dalam masa kolonial Hindia Belanda, pelaksanaan Kenduri Seko juga mencerminkan bentuk perlawanan kultural terhadap dominasi kekuasaan asing — sebagai upaya mempertahankan identitas lokal yang diwariskan turun-temurun.
Daftar Pustaka
-
Iskandar, Teuku. Kamus Adat dan Budaya Sumatra. Balai Pustaka, 1985.
-
Hadikusuma, Hilman. Pengantar Ilmu Hukum Adat Indonesia. Mandar Maju, 2003.
-
Dokumentasi Dinas Kebudayaan Jambi: Arsip Foto dan Tradisi Lisan Kerinci (Kolonial dan Pasca-Kemerdekaan), 1920–1960.
-
Wawancara dengan Tokoh Adat Kerinci, Dusun Baru Sungai Penuh, 2023.