Jakarta — Dalam upaya meningkatkan wawasan dan pengembangan layanan perpustakaan berbasis budaya, pustakawan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi melakukan kunjungan pembelajaran ke Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Perpustakaan UIN STS Jambi, Mohd. Isnaini, M.Hum, bersama pustakawan Mahdianto, S.Hum., M.Pd dan Libra Khusyaini, S.Ip.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan mempelajari berbagai layanan budaya nusantara yang dikembangkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, khususnya layanan koleksi naskah nusantara, pelestarian budaya literasi, serta pemanfaatan teknologi digital dalam memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat.
Kepala Perpustakaan UIN STS Jambi, Mohd. Isnaini, M.Hum menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi bagian dari penguatan kapasitas pustakawan dalam mengembangkan layanan perpustakaan yang tidak hanya berorientasi pada literasi informasi, tetapi juga pelestarian budaya bangsa.
“Layanan budaya nusantara di Perpusnas RI memberikan banyak inspirasi bagi kami, terutama dalam pengelolaan koleksi budaya lokal dan penguatan literasi berbasis kearifan lokal di lingkungan perguruan tinggi,” ujarnya.
Selain melihat langsung layanan koleksi budaya dan naskah nusantara, rombongan juga mempelajari strategi Perpusnas RI dalam membangun perpustakaan yang adaptif, inklusif, dan berbasis teknologi. Perpusnas sendiri terus bertransformasi untuk memperkuat budaya literasi dan memperluas akses pengetahuan bagi masyarakat Indonesia. (Perpusnas)
Mahdianto, S.Hum., M.Pd menambahkan bahwa penguatan layanan budaya nusantara sangat relevan diterapkan di perpustakaan perguruan tinggi Islam, terutama dalam mendukung pelestarian manuskrip, budaya Melayu Jambi, dan pengembangan literasi berbasis budaya lokal.
Sementara itu, Libra Khusyaini, S.Ip menilai bahwa layanan budaya yang dihadirkan Perpusnas mampu menjadi ruang edukasi sekaligus pelestarian identitas bangsa di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
Melalui kegiatan ini, pustakawan UIN STS Jambi berharap dapat mengadopsi berbagai inovasi layanan budaya nusantara guna mendukung transformasi perpustakaan kampus menjadi pusat literasi, riset, dan pelestarian budaya yang modern dan inklusif.

