JAKARTA — Dalam upaya mentransformasi digitalisasi dan meningkatkan mutu pelayanan, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi resmi memulai program magang intensif di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), Jakarta, pada Senin (18/5/2026).
Program peningkatan kompetensi ini diikuti langsung oleh Kepala UPT Perpustakaan UIN STS Jambi, Mohd. Isnaini, M.Hum, didampingi dua pustakawan ahli, Mahdianto, S.Hum., M.Pd, dan Libra Khusyaini, S.IP.
Hari Pertama: Fokus Pendalaman Sistem INLIS Lite di SalembaPada hari pertama, Senin (18/5), tim perpustakaan UIN STS Jambi memusatkan kegiatan di Gedung Perpusnas RI kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Fokus utama agenda hari pertama ini adalah mempelajari secara mendalam pengolahan sistem INLIS Lite (Integrated Library System), aplikasi otomasi perpustakaan terintegrasi yang dikembangkan oleh Perpusnas.
“Kami ingin memastikan sistem pengolahan data dan sirkulasi buku di UIN STS Jambi berjalan lebih modern, cepat, dan akurat. INLIS Lite adalah kunci untuk mewujudkan ekosistem digital tersebut,” ujar Mohd. Isnaini di sela-sela kegiatan.
Agenda Lanjutan: Bedah Pelayanan di Merdeka Selatan.
Setelah menyelesaikan materi pengolahan pada hari Senin, fokus magang akan bergeser ke aspek pelayanan pemustaka. Mulai hari Selasa hingga Jumat (19–22 Mei 2026), tim UIN STS Jambi akan berpindah lokasi ke Gedung Fasilitas Layanan Perpusnas RI di Jalan Medan Merdeka Selatan.Di sana, mereka dijadwalkan untuk mempelajari ragam inovasi layanan modern, manajemen keanggotaan, hingga strategi interaksi pemustaka yang diterapkan oleh perpustakaan tertinggi di dunia tersebut.
Komitmen Menuju Perpustakaan Berstandar NasionalKegiatan magang ini diharapkan dapat membawa pulang best practices (praktik terbaik) yang bisa langsung diimplementasikan di perpustakaan kampus UIN STS Jambi. Dengan peningkatan kapasitas SDM ini, UPT Perpustakaan UIN STS Jambi berkomitmen untuk memberikan layanan prima berbasis teknologi demi mendukung kegiatan akademik dan riset seluruh civitas akademika.


